Mengambangkan Perilaku Terpuji Siswa Melalui Penerapan Metode Value Clarification Technigue Reportase Di Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Lawai


Mengambangkan Perilaku Terpuji Siswa Melalui Penerapan Metode Value Clarification Technigue Reportase Di Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Lawai

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perlunya pendidikan agama sebagai landasan bagi setiap insan dalam menjalani kehidupan untuk meraih kebahagiaan hidup didunia dan akhirat. Dimana yang menjadi landasan dalam pendidikan agama adalah Al-Qur’an  dan As-Sunah. Yang dinyatakan dalam Hadist berikut : “ Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw bersabda: Telah kutinggalkan atas kamu sekalian dua perkara yang apabila kamu berpegang pada keduanya maka tidak akan tersesat yaitu kitab Allah dan Rasulnya” (HR. Bukhori Muslim) (Muhaimin, 1994: 15) Baca lebih lanjut

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA KOMPETENSI MENYIAPKAN LAHAN SISWA KELAS XI ATPH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM DI SMK NEGERI 3 BUKITTINGGI


UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA KOMPETENSI MENYIAPKAN LAHAN SISWA KELAS XI ATPH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM DI SMK NEGERI 3 BUKITTINGGI

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan sektor yang amat penting untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Dengan adanya pembangunan nasional dibidang pendidikan maka berpengaruh terhadap peningkatan kualitas manusia Indonesia. Pendidikan berperan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kecakapan dalam menghadapi perubahan. Maka perlu disediakan segala struktur dan infrastruktur dalam membangun dunia pendidikan demi mewujudkan cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Baca lebih lanjut

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PRODUKTIF TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA SISWA KELAS XII SMK


UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PRODUKTIF TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA SISWA KELAS XII SMK

BAB I

PENDAHULUAN

 

Pada bagian ini dipaparkan hal-hal yang berhubungan dengan wawasan umum tentang penelitian, yaitu: (1) latar belakang penelitian, (2) rumusan masalah penelitian, (3) tujuan penelitian, dan (4) manfaat penelitian. Paparan tersebut penulis sajikan secara berurut sebagai berikut.

  1. Latar Belakang

Mata pelajaran Produktif Teknik Komputer dan Jaringan (PTKJ) marupakan mata pelajaran yang wajib diberikan dan dipelajari di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) prodi Teknik Komputer dan Jaringan Kelas XII. PTKJ juga merupakan suatu mata pelajaran yang dapat melatih keterampilan dan memberikan kesempatan berfikir kritis dan objektif kepada peserta didik. Dalam proses pembelajaran PTKJ menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi siswa agar dapat menumbuhkan kemampuan berfikir, bekerja, dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup agar siswa mempelajari dan memahami bidang teknologi komputer dan jaringan.  Baca lebih lanjut

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TANAMAN PAGAN DAN HOLTIKULTURA SISWA KELAS XI BUDIDAYA TANAMAN SMK NEGERI 1 BONTOMANAI DENGAN PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING


UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TANAMAN PAGAN DAN HOLTIKULTURA SISWA KELAS XI BUDIDAYA TANAMAN SMK NEGERI 1 BONTOMANAI DENGAN PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING

BAB I

PENDAHULUAN

Latar belakang Masalah

Salah satu masalah ynag dihadapi dunia pendidikan adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, siswa tidak terdorong untuk mengembangkan kemampuan berfikir. Proses pembelajaran dalam kelas hanya diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi (Sanjaya, 2006).

Otak siswa dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Akibatnya ketika anak didik kita lulus dari sekolah mereka merasa pintar secara teoritis tetapi mereka miskin aplikasi. Baca lebih lanjut

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi membibitkan tanaman di kelas X SMK


penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi membibitkan tanaman di kelas X SMK

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendekatan merupakan suatu konsep dasar yang mewadahi, menginsipirasi, menguatkan, dan melatari pembelajaran yang dapat ditempuh guru dalam pembelajaran. Penggunaan pendekatan tentunya disesuaikan dengan materi yang sedang diajarkan, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi kelas, sarana dan prasarana serta pertimbangan lain. Maka dari itu, guru dituntut untuk mempunyai pengetahuan dan keterampilan menggunakan berbagai pendekatan dalam pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah pendekatan kontekstual.
Menurut Dikdasmen (2008:1) ”Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang menuntut guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari”. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami sendiri, bukan mentransfer pengetahuan dari guru. Baca lebih lanjut

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

Studi Deskriptif Pelaksanaan Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini dalam Penguasaan Kosakata di Taman Kanak-kanak


Studi Deskriptif Pelaksanaan Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini dalam Penguasaan Kosakata di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Lubuk Sikaping

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tetang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 angka 14 menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian ransangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Baca lebih lanjut

Categories: Skripsi | Tags: , , , , , , | Tinggalkan komentar

KORELASI PERSEPSI TENTANG DUNIA KERJA DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PEMROGRAMAN CNC


Korelasi Persepsi Tentang Dunia Kerja dan Minat Belajar Dengan Hasil Belajar Pemrograman CNC Mahasiswa Teknik Mesin FT UNP Tahun 2011

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Arus informasi yang sangat pesat telah membawa konsekuensi terhadap pembangunan manusia di Indonesia, ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengubah dengan sangat cepat cara dan gaya hidup manusia. Untuk itu segala upaya telah dipersiapkan dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan, diantaranya dengan berupaya meningkatkan diri agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Upaya untuk menciptakan SDM yang berkualitas dilakukan adalah dengan melaksanakan pendidikan yang baik.

Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menurut Undang-undang sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 pada bab 1 pasal 1 ayat 1 bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri, untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian dirinya, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Baca lebih lanjut

Categories: Tesis | Tags: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

PENERAPAN METODE RESITASI (PEMBERIAN TUGAS) UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGANALISIS RANGKAIAN LISTRIK


Penerapan metode resitasi (pemberian tugas) untuk peningkatan hasil belajar Menganalisis Rangkaian Listrik siswa kelas X di SMKN 1 Bukittinggi

BAB I

PENDAHULUAN

 Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan kebutuhan mutlak bagi seluruh umat manusia, dengan pendidikan manusia memiliki pengetahuan, nilai dan sikap dalam berbuat untuk ikut menunjang pertumbuhan dan pembangunan yang dibutuhkan oleh dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan :

“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”. Baca lebih lanjut

Categories: Skripsi | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

PENGARUH TUGAS RUMAH MEMBUAT PETA KONSEP YANG MENGAWALI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPRESITATION TERHADAP HASIL BELAJAR


Pengaruh Tugas Rumah membuat Peta Konsep yang mengawali Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Compresitation terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Suliki

BAB I

PENDAHULUAN

 Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari diri manusia mulai dari kandungan sampai beranjak dewasa kemudian tua. Manusia mengalami proses pendidikan yang didapat dari orang tua, masyarakat maupun lingkungannya. Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas pemerintah telah melakukan berbagai upaya, serta peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, melengkapi sekolah dengan sarana dan prasarananya dan pembaharuan kurikulum.

Biologi merupakan salah satu cabang Ilmu Pengetahuan dan Alam. Pada pembelajaran biologi siswa dapat melakukan kegiatan dalam bentuk penyelesaian tugas misalnya: berdiskusi, memecahkan permasalahan, praktikum, melakukan pengamatan, membuat laporan, berkomunikasi dan sebagainya. Siswa dituntut untuk beraktivitas semaksimal mungkin, baik secara mandiri maupun secara berkelompok dengan bimbingan dari guru. Dengan melakukan kegiatan siswa akan memiliki pemahaman yang mendalam tentang materi yang disajikan, akan terbentuk sikap dan keterampilannya. Baca lebih lanjut

Categories: Skripsi | Tags: , , , , , | Tinggalkan komentar

KONTRIBUSI GAYA MENGAJAR, KOMUNIKASI DAN INTERAKSI GURU TERHADAP HASIL BELAJAR


KONTRIBUSI GAYA MENGAJAR, KOMUNIKASI DAN INTERAKSI GURU TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XII IPA SMA SE KABUPATEN PASAMAN BARAT

BAB I

PENDAHULUAN

 Latar Belakang Masalah

Pendidikan menduduki peranan penting dalam upaya meningkatkan kualitas manusia, baik dalam kemampuan sosial, spiritual, intelektual maupun kemampuan professional, karena manusia merupakan kekuatan utama pembangunan. Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang sedang berkembang memiliki sistem pendidikan yang sistematis, sebagaimana dicantumkan dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan:

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Baca lebih lanjut

Categories: Tesis | Tags: , , , , | 2 Komentar

Blog di WordPress.com.