Skripsi Teknik Mesin


HUBUNGAN  MINAT MASUK SEKOLAH KEJURUAN DENGAN PRESTASI BELAJAR PERHITUNGAN DASAR KONSTRUKSI MESIN SISWA SMK NEGERI 2 PEMATANGSIANTAR

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    Latar Belakang Masalah

Dunia pendidikan khususnya pendidikan menengah kejuruan  merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusannya menjadi tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan tingkat menengah sesuai dengan bidangnya. Hal ini sesuai dengan pasal 11 ayat 3 UU No. 2 Tahun 1989 yaitu tentang pendidikan nasional, “Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk dapat Bekerja pada bidang tertentu”. Senada dengan itu pada pasal 3 ayat 2 Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 dinyatakan bahwa, “Pendidikan sekolah menengah kejuruan mengutamakan kesiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap propesional”.

Keberhasilan suatu pendidikan sangat ditopang besar/kecilnya motivasi pada diri individu. Motivasi merupakan pendobrak bagi siswa untuk giat belajar juga merupakan salah satu aspek psikis manusia untuk berbuat mencapai tujuan. IL.Pasaribu dan Simanjuntak dalam diri Jojor (1982 : 9) menyatakan bahwa, “Motivasi adalah suatu keadaan alam diri individu yang menyebabkan seseorang melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan tertentu”. Sesuai dengan pernyataan tersebut prestasi belajar tidak akan berhasil tanpa adanya motivasi belajar. Motivasi adalah kemampuan yang berasal dari diri individu melakukan sesuatu hal.

Adanya motivasi di dalam diri merupakan motor penggerak dalam menyelesaikan program dengan rasa optimis dan beertanggung jawab. Motivasi yang demikian oleh siswa diharapkan dapat memberikan hasil belajar yang baik bagi siswa tersebut dalam proses belajar. Nolker dan Helmit dan Eberhard Cshoesfeld (1983:93) menuliskan bahwa proses belajar yang optimal terkait pada motivasi pengaman yang telah dimiliki, wawasan mengenai segala peralian yang ada serta peluang untuk menangani tugas-tugas kongrit dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Dalam hal ini motivasi belajar merupakan pendorong bagi siswa untuk belajar lebih giat agar dapat menghasilkan prestasi belajar yang optimal. Jadi dengan adanya motivasi belajar yang tinggi pada siswa diharapkan mendukung prestasi hasil belajar siswa.

Hal yang sangat dominan akan keberhasilan suatu pendidikan, khususnya SMK adalah minat masuk sekolah kejuruan itu sendiri. Minat yang timbul dari diri siswa sendiri akan menimbulkan kemauan tanpa paksaan untuk memperjuangkan sesuatu yang diminatinya. Walgito.Bimo (1981 : 38) menyatakan minat adalah Suatu keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap obyek, yang disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikan lebih lanjut kecenderungannya untuk aktif terhadap objek tersebut.

Peneliti ingin melihat suatu permasalahan dalam komponen siswa SMK, yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan mereka. Tarbani.A Rosyan (1989 : 23) mengemukakan belajar dengan minat akan mendorong peserta didik untuk belajar  lebih baik dari pada belajar tanpa minat. Minat ini timbul apabila peserta didik tertarik akan sesuatu karena sesuai dengan kebutuhannya atau merasakan bahwa sesuatu yang akan dipelajarinya dirasakan bermakna bagi dirinya. Siswa yang memiliki minat kejuruan yang tinggi diasumsikan berusaha melakukan kegiatan belajar dari kegiatan sebelumnya. Dalam hal ini minat kejuruan adalah suatu syarat yang mendorong siswa mencapai prestasi yang baik tetapi terlepas dari peran guru yang terampil dalam mengajar. Dapat dikatakan bahwa minat masuk sekolah kejuruan yang besar akan menumbuhkan jiwa semangat belajar yang besar pula maka prestasi yang akan diraih juga akan lebih tinggi.

Lulusan SMK yang diharapkan telah siap pakai dalam dunia industri, tetapi pada kenyataannya dilapangan lulusan tersebut belum dapat memenuhi apa yang diharapkan. Sehingga tamatan-tamatan SMK sama seperti lamaran tamatan SMU yang diterima sama-sama harus lebih dahulu di training, hal ini sesuai yang disampaikan oleh ALIMIN Direktur PT. Naga Mas Pematangsiantar (Wawancara pada bulan September 2006) yaitu keperihatinan saat ini muncul karena lulusan sekolah kejuruan dilecehkan masyarakat, sedangkan dunia usaha tidak dapat memanfaatkannya karena dianggap tidak memenuhi kualifikasi yang ditentukan. Hal senada juga ditulis ini oleh Jorlin.Pakpahan (1995 : 27) bahwa relevansi tamatan SMK terhadap kebutuhan lapangan kerja tidak menunjukan perbedaan yang berarti dengan tamatan SMA, baik dilihat dari prosentase tamatan yang bekerja maupun yang dilihat dari lamanya masa tunggu sebelum bekerja.

Program produktif merupakan program keahlian yang terdiri dari beberapa mata pelajaran, untuk kelas 1 teknik pemesinan terdapat mata pelajaran menggunakan alat ukur mekanik presisi, menggunakan perkakas tangan. Perhitungan Dasar konstruksi Mesin, karena terbatasnya waktu dan dana penelitian, maka hanya satu pelajaran yang diambil yang dinilai dengan dominan dan sangat penting.

Berdasarkan penelitian pendahuluan diketahui bahwa hasil belajar perhitungan dasar konstruksi mesin rata-rata 5. Banyak faktor yang dapat  mempengaruhi prestasi  belajar siswa terebut. Salah satunya adalah faktor minat memasuki sekolah kejuruan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang minat siswa memasuki sekolah kejuruan dan hubungannya dengan prestasi belajar siswa tersebut pada Mata Diklat Perhitungan Dasar Konstruksi Mesin.

B.     Identifikasi Masalah

Suatu pendidikan akan berhasil bila semua faktor yang mendukung dan berhubungan dengan pendidikan pada peserta didik telah terpenuhi dan terlaksana. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka timbul permasalahan yaitu bagaimanakah kesiapan siswa lulusan SMK memasuki lapangan kerja ?, apakah yang mengakibatkan rendahnya kualitas lulusan SMK?, sejauh manakah niat siswa memasuki SMK?, sejauh manakah peranan ekonomi mempengaruhi prestasi belajar siswa?, apakah siswa memiliki motivasi berpretasi yang tinggi?, sejauh manakah motivasi belajar terhadap minat masuk sekolah kejuruan dan terhadap prestasi belajar, akan meningkatkah prestasi belajar bila motivasi dan minat tersebut tumbuh dan datang dari dalam diri siswa.

C.    Batasan Masalah

Mengingat luas dan kompleksnya permasalahan yang ada serta terbatasnya kemampuan, waktu, dan dana penulis, maka penulis membatasi permasalahan ini pada minat siswa masuk sekolah kejuruan dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar Perhitungan Dasar Konstruksi Mesin siswa kelas I semester I Program Keahlian Teknik Permesinan di SMK Negeri 2 Pematangsiantar tahun pelajaran 2008 / 2009.

  1. D.    Rumusan Masalah

Bertolak dari latar belakang masalah, identifikasi masalah dan batasan masalah, maka rumusan masalah pada penelitian ini yaitu :

  1. Apakah terdapat hubungan antara minat masuk sekolah kejuruan dengan prestasi belajar?
  2. Seberapa besar sumbangan minat masuk sekolah kejuruan terhadap prestasi belajar?
  1. E.     Tujuan Penelitian

Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui bagaimana minat masuk sekolah kejuruan siswa SMK N-2 Pematangsiantar?
  2. Untuk mengetahui bagaimana prestasi belajar siswa SMK N-2 Pematangsiantar pada Mata Diklat Perhitungan Dasar Konstruksi Mesin?
  3. Untuk mengetahui apakah terdapat hugungan minat masuk sekolah kejuruan dengan prestasi belajar perhitungan dasar konstruksi mesin siswa SMK N-2 Pematangsiantar?

F.     Kegunaan Penelitian

Adapun guna penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai informasi dan bahan masukan kepada SMK Negeri 2 Pematangsiantar tentang minat masuk sekolah kekuruan dan prestasi belajar Perhitungan Dasar Konstruksi Mesin siswa kelas I. Teknik Pemesinan  SMK Negeri 2 Pematangsiantar tahun pelajaran 2008 / 2009.
  2. Sebagai masukan kepada pihak sekolah agar memperhatikan tingkat prestasi belajar para siswa SMK.
  3. Sebagai masukan bagi para guru agar selalu memperhatikan dan menentukan upaya yang terbaik dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa dan minat masuk sekolah kejuruan.
  4. Sebagai masukan bagi para peneliti lain dikemudian hari.
Categories: Skripsi, Tesis | Tags: , , , , , , | 11 Komentar

Navigasi pos

11 thoughts on “Skripsi Teknik Mesin

  1. ini sangat membantu, bagaimana dengan bab 2 dan 3 nya

  2. phyand

    boleh minta yang selanjutx gk bos

  3. permisi mas juniladri boleh saya minta file lengkapnya ga?
    untuk refrensi saya. ridhor73@yahoo.co.id
    terimakasih sebelumnya mas.

  4. guntur saputro

    malam mas, saya boleh minta bab 2 dan 3 nya?

  5. tini rikari

    mas, boleh saya minta BAB 2 dan 3 nya ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: