Skripsi PKN “Adat Manyanda Maik Pada Upacara Kematian di Kenagarian Sungai Janiah Kabupaten Solok”


“Adat Manyanda Maik Pada Upacara Kematian di Kenagarian Sungai Janiah Kabupaten Solok”

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Menurut adat istiadat orang Minangkabau setiap orang yang meninggal dunia mayatnya harus diselenggarakan sesuai dengan syariat dan aturan-aturan yang berlaku dalam masyarakat. Kalau dia seorang penghulu akan berlaku aturan-aturan penghulu (menurut adat seorang penghulu). Aturan tersebut akan berbeda dengan orang kebanyakan (masyarakat biasa). Kalau tidak dijalankan aturan-aturan adat dalam pemakaman tersebut, maka kaum keluarga akan mendapat malu dan menjadi bahan perbincangan khalayak ramai dalam Nagari.

Dalam masalah kematian, penyelenggaraan mayat seseorang tidak dapat ditunda-tunda karena dilarang menurut agama. Amatlah hina orang Minangkabau kalau ada mayat keluarganya yang tidak terselenggara karena berdosa menurut agama dan bersalah menurut adat. Pihak keluarga jenazah akan segera menyelenggarakan jenazah keluarganya sesuai dengan aturan-aturan agama, barulah kemudian dijalankan aturan-aturan adat. Upacara yang ditradisikan sekarang di Sumatera Barat adalah penguburan, kemudian sesudah penguburan barulah ada upacara-upacara adat. Dengan didahulukan aturan-aturan agama dalam kematian seseorang maka berlaku aturan yang harus dilakukan yaitu penyelenggaraan jenazah menurut hukum Islam.

Pertama, memandikan mayat menurut aturan Islam. Apabila ada seorang umat meninggal, maka orang-orang yang ada disekitarnya harus segera memandikannya. Dalam memandikan mayat, biasanya yang memandikan hanya keluarga dekat saja seperti dari pihak bako (keluarga dari pihak ayah yang meninggal tersebut), keluarga dari pihak ibu (kaumnya) dan baru keluarga dari pihak istri atau suami dari yang meninggal.

Kedua, mengafani jenazah.Setelah mayatselesai dimandikan maka wajib dikafani, kemudian dishalatkan dan terakhir membawa serta mengantar jenazah ke pemakaman.

Demikian juga dengan masyarakat Sungai Janiah yang merupakan bagian dari adat Minangkabau secara keseluruhan juga memiliki upacara adat kematian. Di nagari Sungai Janiah itu ada suatu upacara adat kematian yang dinamakan dengan adat manyanda maik. Manyanda maik(menyandarkan mayat) artinya menyandarkan mayat seseorang kepada orang lain yang sudah ditunjuk dan ditetapkan oleh aturan adat kenagarian Sungai Janiah.

Dahulunya yang dikatakan adat manyanda maik ini adalah menyandarkan mayat seseorang kepada orang yang telah ditunjuk sebagai panyanda maik sebagaimana yang telah di tetapkan dalam aturan adat Nagari Sungai Janiah. Orang-orang yang dimaksud oleh adat itu seperti sipangka dan induakbako dari sialmarhum. Kegiatan menyandarkan mayat demikian akan terlihat saat mayat dimandikan, pada saat mayat dimandikan, mayat itu disandarkan tubuhnya kepada orang yang berperan sebagai panyanda maik. Kalau yang meninggal perempuan, maka orang yang dipilih sebagai panyanda maik juga perempuan dan sebaliknya, jika yang meninggal laki-laki maka yang dipilih sebagai panyandamaikjuga laki-laki.

Inti dari adat manyanda maik itu sendiri terletak pada waktu mayat dimandikan. Pada saat dimandikan mayat tersebut benar-benar disadarkan kepada orang yang telah ditunjuk sebagai panyanda maikakan tetapi hal ini sudah mengalami pergeseran sehingga mayat tersebut tidak lagi disandarkan kepada orang yang berperan sebagai panyanda maik.

Pada pelaksanaannya sekarang ini masyarakat setempat mengenal manyanda maik itu tidak lagi menyandarkan mayat pada seseorang akan tetapi menggantikan status si mayat secara adat kepada orang-orang yang sudah ditetapkan dalam aturan-aturan adat kenagarian Sungai Janiah, Artinya

Hilang bapak baganti bapak,

Hilang mande baganti mande.

Walaupun pelaksanaanya mengalami perubahan akan tetapi nama dan rangkaian (deretan) dari pelaksanaan upacara adat tersebut tetap dan tidak berubah. Dari sejarah tersebutlah makanya adat ini dinamakan dengan adat manyanda maik (menyandarkan mayat).
Categories: Skripsi | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: