Pengaruh pemberian pre-test dan post-test dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT


Pengaruh pemberian pre-test dan post-test dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap hasil belajar biologi siswa kelas VII semester II  SMPN 7 Padang

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    Latar Belakang Masalah

Biologi adalah satu mata pelajaran yang di ajarkan di sekolah. Kebanyakan siswa menganggap biologi adalah mata pelajaran hafalan. Siswa menghafal konsep dan teori, tetapi tidak memberi makna dalam kesehariannya, padahal biologi bukan pelajaran yang bersifat hafalan melainkan proses, artinya dalam biologi sangat penting memahami konsep dan prinsip serta dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran biologi disekolah sering dijumpai kendala atau hambatan seperti adanya kecendrungan siswa memiliki motivasi belajar yang rendah. Hal ini dapat dilihat dengan kurang seriusnya sebagian siswa belajar di kelas yang akhirnya berdampak buruk dalam hasil belajar.

Pengalaman penulis selama melakukan Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) di SMPN 7 Padang, dari tanggal 15 Februari  sampai 05 juni 2010 terlihat bahwa dalam proses pembelajaran biologi masih bersifat teacher center dan terdapat beberapa kenyataan yang mempengaruhi hasil belajar siswa antara lain yang dilihat dari guru yaitu: (1) guru dalam menyampaikan materi menggunakan metode ceramah, (2) pemberian tes jarang dilakukan, sedangkan yang ditemukan siswa yaitu: (1) mudah bosan dalam mengikuti pembelajaran, (2) pada umumnya tidak mengulang pembelajaran di rumah, (3) tidak berani mengajukan atau menjawab pertanyaan, (4) hasil belajar tidak memuaskan. Hal ini mungkin disebabkan karena kurang buku sumber dan juga kecilnya rasa keingin tahuan serta banyaknya siswa yang kurang memahami konsep-konsep materi yang diberikan oleh guru.

Hal ini penulis lihat dari rata-rata nilai ujian mid  siswa kelas VII semester II SMPN 7 Padang tahun pelajaran 2010/2011 sebagaimana dikemukakan pada Tabel 1.

Tabel 1. Nilai rata-rata ujian biologi siswa masing-masing kelas VII semester II SMPN 7 Padang tahun pelajaran 2010/2011.

Kelas

Nilai rata-rata ujian mid Biologi Semester II

VII 1

VII 2

VII 3

VII 4

VII 5

VII 6

54.43

53.83

43.67

53.81

54.00

43.90

Sumber : Guru bidang studi Biologi SMPN 7 Padang

Dari tabel 1, dapat diketahui nilai rata-rata ujian mid biologi semester II kelas VII tahun pelajaran 2010/2011 masih rendah, berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran biologi yang telah ditetapkan guru yaitu 64.

Untuk mengatasi permasalahan rendahnya hasil belajar siswa ini, sudah saatnya guru memperbaiki cara dan pola mengajar serta meningkatkan keterampilan mengajarnya. Hamalik (2005: 50) menyatakan bahwa, guru harus memiliki bermacam-macam tingkatan keterampilan, karena kegagalan dalam mencapai tujuan pembelajaran sangat tergantung pada seni dan keterampilan guru. Ada beberapa cara yang biasa dilakukan guru untuk memotivasi siswa dalam mempersiapkan diri dalam mengikuti proses pembelajaran seperti pemberian pre-test dan post-test. Pre-test di harapkan memotivasi siswa agar terlebih dahulu mempersiapkan dirinya dirumah untuk memahami atau membaca bahan pelajaran yang akan di pelajari sebelum bahan pelajaran diberikan di sekolah, sedangkan post-test diharapkan ntuk memotivasi siswa serius dalam belajar dan mengerjakan tes secara individual.

Untuk lebih meningkatkan motivasi dan aktivitas siswa agar pembelajaran biologi menjadi menarik, menantang dan menyenangkan adalah pembelajaran kooperatif  yang dapat digunakan adalah tipe NHT.

Pembelajaran kooperatif tipe NHT merupakan salah satu model kooperatif yang dilakukan dengan cara mengelompokkan siswa kedalam kelompok kecil yang terdiri dari 6-7 siswa secara heterogen. Kesulitan pemahaman materi yang di alami dapat dipecahkan bersama anggota kelompok dengan bimbingan guru. Hariyatmi (2006: 426) mengungkapkan bahwa:

“Pembelajaran kooperatif tipe NHT menitik beratkan keaktifan siswa dalam memerlukan interaksi sosial yang baik antara semua kelompok. Pembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling berbagi ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat. Pembelajaran kooperatif tipe NHT  juga mendorong siswa untuk bekerja sama. Pembelajaran ini dikembangkan untuk mencapai 3 tujuan yaitu:hasil belajar kognitif, penerimaan tentang keragaman pendapat dan pengembangan keterampilan membaca, menjawab pertanyaan, menerima jawaban teman”.

 

Pemberian pre-test dan post-test dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT diharapkan dapat membuat siswa harus selalu mempersiapkan diri terlebih dahulu untuk menghadapi materi yang akan dipelajari, serta selalu mengikuti diskusi dan belajar dengan serius.

Dari penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Widiya (2007) terungkap bahwa pemberian pre-test dan post-test dalam pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh positif terhadap hasil belajar biologi siswa, namun dari penelitian ini juga terungkap beberapa kelemahan antara lain distribusi waktu yang tidak sesuai dengan perencanaan atau pengontrolan suara siswa dalam diskusi kelompok masing-masing. Dari penelitian lain, Yanti (2007) mengatakan pengaruh pembelajaran kooperatif NHT dengan melakukan penyempurnaan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar, namun memiliki kelemahan antara lain kesulitan waktu dalam penyempurnaan pembuatan peta konsep tersebut. Dengan demikian untuk mengatasi kelemahan dari penelitian terdahulu maka salah satu cara yang dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemberian pre-test dan post-tes dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT.

Hal ini disebabkan pada penerapan pre-test dan post-test pada NHT, Disamping dituntut keaktifan siswa dalam kelompok, juga dituntut keaktifan pribadi untuk membekali diri dalam menghadapi pre-test dan post-test. Dengan adanya tugas pre-test dan post-test, siswa di rumah sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi pre-test yang akan diberikan guru dan serius mengikuti pelajaran dalam diskusi yang memiliki tanggung jawab individu atas nilai kelompoknya. Kemudian dilanjutkan pemberian post-test sehingga dapat memacu motivasi siswa untuk meningkatkan hasil belajar.

Categories: Skripsi | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: