HUBUNGAN KECANDUAN INTERNET (INTERNET ADDICTION) DENGAN PERILAKU SOSIAL MAHASISWA


HUBUNGAN KECANDUAN INTERNET (INTERNET ADDICTION) DENGAN  PERILAKU SOSIAL MAHASISWA JURUSAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    Latar Belakang Masalah

Perguruan tinggi merupakan salah satu jenjang pendidikan yang akan ditempuh oleh siswa tamatan sekolah menengah atas. Dalam perguruan tinggi,  peserta didik yang menempuh jenjang akademik disebut dengan mahasiswa. Mahasiswa dalam peraturan pemerintah RI No. 30 tahun 1990 adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di perguruan tinggi tertentu.

Menurut Sarwono (1987) mahasiswa adalah setiap orang yang secara resmi terdaftar untuk mengikuti pelajaran di perguruan tinggi dengan batas usia sekitar 18-30 tahun.[1] Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi dan diharapkan menjadi calon-calon intelektual.

Dalam diri seorang mahasiswa tersimpan kekuatan dan potensi yang besar. Kekuatan dan potensi itu bisa berupa kecerdasan, keterampilan, kematangan berpikir dan fisik jika dipupuk dengan terus-menerus maka akan sangat bermanfaat dikemudian hari. Belajar di kampus adalah salah satu tempat untuk mengembangkan potensi tersebut. Dari segi pemerataan kesempatan pendidikan, yang mengenyam pendidikan tingkat tinggi masih terbatas di Indonesia, oleh karena itu seorang mahasiswa harus pandai memanfaatkan potensi yang dimiliki (kesempatan belajar di perguruan tinggi) dengan baik.

Dalam menuntut ilmu pengetahuan di perguruan tinggi, mahasiswa hendaknya menjadi generasi muda yang energik, dapat dipandang sebagai generasi penerus, kader bangsa, dan penentu masa depan bangsa.

Secara umum peran sosial mahasiswa[2]  pertama, Iron Stock adalah generasi penerus bangsa untuk mengganti atau memperkuat generasi yang sudah tua. Jadi mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, dan untuk itu dibutuhkan mahasiswa yang bermental kuat sekuat besi. kedua, Agent of Change adalah salah satu harapan suatu bangsa agar bisa berubah ke arah lebih baik. Hal ini dikarenakan mahasiswa dianggap memiliki intelek kualitas yang cukup bagus dan kematangan berpikir yang cukup luas. Maksudnya, bila ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya. ketiga, Social Control adalah mahasiswa diupayakan agar mampu mengkritik, memberi saran dan memberi solusi jika keadaan sosial bangsa sudah tidak sesuai dengan cita-cita dan tujuan bangsa. Jadi, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan. Dan keempat, Moral Force adalah mahasiswa harus punya moral yang baik agar bisa merubah bangsa ke arah lebih baik dan juga harus bisa merubah ke arah yang lebih baik jika moral bangsa sudah sangat buruk, baik melalui kritik secara diplomatis ataupun aksi. Jadi, bila di lingkungan sekitar terjadi hal-hal yang tidak  bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk mengubah dan meluruskan kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi saat sekarang ini, memudahkan setiap kalangan khususnya mahasiswa dalam memperluas pengetahuannya. Salah satu teknologi yang paling berkembang dan diminati oleh mahasiswa adalah internet. Selain untuk mencari bahan referensi tugas perkuliahan, internet juga berkembang sebagai sarana hiburan. Salah satu hiburan yang paling populer dan diminati oleh mahasiswa adalah game online, di mana game online memberikan efek kesenangan bagi yang memainkannya. Hal tersebut menjadikan mahasiswa kecanduan dalam memakai jasa internet atau disebut juga dengan internet addiction yang akan mempengaruhi pola perilaku sosialnya dalam perkuliahan.

Universitas Negeri Padang merupakan salah satu universitas negeri yang berada di kota Padang yang terdiri dari enam Fakultas. Selain ruangan tempat perkuliahan, di setiap fakultas disediakan  sarana dan prasarana yang mendukung kemudahan perkuliahan mahasiswa. Salah satu sarana dan prasarana yang disediakan oleh pihak fakultas adalah adanya jaringan internet, jaringan internet yang disediakan berupa hot spot atau wi-fi yang dengan mudah bisa dikoneksikan dengan komputer sehingga sangat membantu mahasiswa dalam penyelesaian tugas – tugas kuliah. Namun, fasilitas ini sering disalah gunakan mahasiswa dengan membuka situs lain yang sama sekali tidak mendukung dalam kemajuan perkuliahan, salah satunya game online.

Melalui observasi dan angket sementara yang penulis lakukan dengan mahasiswa Sosiologi yang aktif bermain internet diantaranya yaitu:

Data informan pemain internet kalangan mahasiswa: [3]

No

Nama/ inisial

BP

Lama bermain internet/ jam

Lokasi

1

DK

08

5 jam

warnet

2

RD

08

8 jam

Kos/ warnet

3

AF

09

4 jam

Kampus/ warnet

4

ZF

09

4 jam

Warnet

5

OL

09

8 jam

Kampus/ kos

6

RS

10

9 jam

kos

7

EDG

09

7 jam

Kos/ warnet

8

TPN

09

7 jam

warnet

9

FS

08

6 jam

kos

10

EV

10

8 jam

kos

11

RN

10

5 jam

rumah

12

AR

09

6 jam

kos

 

Dari hasil angket sementara yang penulis lakukan di dapat data awal bahwa mereka sebagai pemain game online menghabiskan waktu untuk bermain antara 4-9 jam dalam sehari. Waktu yang digunakan untuk bermain game online bervariasi, yaitu pagi, siang, sore ataupun malam hari. Kebanyakan mereka bermain game online khususnya game poker online di warnet yang berdekatan dengan kampus dan lingkungan tempat tinggal dan menggunakan fasilitas internet gratis (hotspot) dengan menggunakan laptop pribadi serta mereka juga menggunakan modem internet di kos atau rumah karena dengan menggunakan modem biaya yang mereka keluarkan juga menjadi berkurang. Dengan menggunakan modem mereka hanya mengeluarkan uang Rp. 2. 500,- per hari.

Mahasiswa tersebut kadang bolos kuliah karena mereka tidak mengerjakan tugas atau begadang semalaman bermain game poker online sehingga mereka lupa akan tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa. Mereka juga bermain game poker online untuk mendapatkan chip lalu menjual kepada pemain game poker online lain, terkadang mereka meminta uang lebih kepada orang tuanya di kampung dan uang tersebut digunakan untuk bermain game online tanpa mempedulikan kebutuhan lainnya. Interaksi antar sesama mahasiswa di kampus juga kurang, karena setelah selesai kuliah mereka langsung pulang atau ke warnet untuk bermain game online.

Pengamatan yang penulis lakukan terhadap mahasiswa jurusan Sosiologi terlihat bahwa mahasiswa yang menggemari internet seperi bermain game online khususnya permainan game poker online mengakibatkan terganggunya perilaku sosial mahasiswa. Pertama, berkurangnya tanggung jawab mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan. Hal ini terlihat dari internet tidak lagi dijadikan mahasiswa sebagai sarana untuk mencari ilmu yang berkaitan dengan perkuliahan dan menambah wawasan tetapi sudah beralih fungsi menjadi media hiburan seperti perjudian melalui permainan game poker online. Kedua, keterbukaan sikap dimana mahasiswa tidak memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara baik dan efektif dengan teman sebaya serta tidak memiliki sifat dan sikap yang jujur, baik dalam berbicara maupun bekerja. Hal ini terlihat dari banyaknya mahasiswa yang bolos dalam mengikuti kuliah dan uang yang diberikan orang tua untuk biaya kuliah digunakan untuk bermain game poker online. Serta kurangnya interaksi antara mahasiswa Sosiologi dalam perkuliahan karena sehabis kuliah langsung pulang atau ke warnet untuk bermain game online.

Berdasarkan uraian di atas, penulis merasa tertarik untuk mengkaji tentang hubungan kecanduan internet (internet addiction) dengan  perilaku sosial mahasiswa jurusan Sosiologi Universitas Negeri Padang.


[1]Psikologi Malang Artikel. Pengertian Mahasiswa. 2010. Dalam http://psiko-malangraya.blogspot.com, diakses tanggal 4 April 2011

[2]Geowana Yuka Purmana. Peran Fungsi dan Posisi Mahasiswa. 2008. Dalam http://geowana.wordpress.com  diakses tanggal 2 Juli 2011

[3] mahasiswa Jurusan Sosiologi Universitas Negeri Padang, wawancara tanggal 26,  28 April 2011 dan 8 Mei 2011

Categories: Skripsi | Tags: , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: