KONTRIBUSI STATUS GIZI TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI


TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA    SEKOLAH DASAR NEGERI 05 PARAMBAHAN KECAMATAN BUKIT SUNDI KABUPATEN SOLOK

BAB I

PENDAHULUAN

 A.    Latar Belakang Masalah.

Pendidikan merupakan salah satu aspek pembangunan yang harus dikembangkan. Melalui pendidikan diharapkan bangsa Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dalam segala bidang agar sejajar dengan bangsa lain yang lebih maju. Sehubungan dengan itu pemerintah berusaha meningkatkan mutu pendidikan dengan mengadakan berbagai penyempurnaan baik dari segi sarana, prasarana, proses serta komponen-komponen pendidikan lainnya.

Dalam Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional No. 3 Tahun 2005 juga dinyatakan bahwa: “Keolahragaan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani, dan sosial, serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat”

Berdasarkan kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang diterapkan di sekolah dasar bertujuan untuk pertumbuhan pola hidup sehat,  perkembangan peserta didik secara wajar dan normal serta untuk membina dan meningkatkan kesegaran jasmani.

Untuk mencapai keadaan ini diperlukan kecukupan gizi yang di peroleh dengan pola  makan yang sehat dan seimbang. Status gizi ditentukan melalui konsumsinya karena melalui makanan akan diperoleh zat gizi yang merupakan kebutuhan dasar manusia untuk hidup, tumbuh, dan berkembang. Status gizi tercermin melalui pola pemberian makanan, hal tersebut dapat dijadikan media untuk anak agar menerima, menyukai dan memilih makanan yang bermutu dalam jumlah yang cukup. Anak merupakan golongan yang rentan terhadap masalah gizi. Pada saat anak masih mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan maka gizi dalam makanan sangat diperlukan bagi tubuh anak, jika status gizi anak rendah tentu ia tidak dapat bergerak dengan baik dan membuat anak lesu dalam melakukan aktivitas olahraga. Gizi yang kurang atau buruk pada anak-anak dapat berakibat pada terganggunya pertumbuhan jasmani. Perbedaan latar belakang budaya, juga dianggap faktor yang ikut mempengaruhi tingkat ksegaran jasmani. Seorang anak yang dibiasakan oleh oranguanya hidup sehat sejak dini akan memiliki pertumbuhan jasmani yang baik.

Berdasarkan penjelasan di atas, untuk menunjang kesegaran jasmani siswa, status gizi sangatlah penting. Gizi merupakan ikatan kimia yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya yaitu menghasilkan energi, membangun dan memelihara jaringan serta mengatur proses-proses kehidupan. Untuk mendapat memperoleh kesegaran jasmani yang optimal status gizi sangat penting.

Kesegaran jasmani memiliki peran penting dalam kegiatan sehari-hari siswa, karena kesegaran jasmani yang baik sangat diperlukan dalam mengikuti pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah dalam pencapaian kualitas diri serta kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.

“Dengan adanya bidang studi pendidikan jasmani olahraga dan   kesehatan diharapkan siswa dapat mempunyai kesegaran jasmani yang baik. Kesegaran jasmanai adalah aspek fisik dari kesegaran yang menyeluruh (total fitness) yang memberikan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif serta dapat menyesuaikan diri pada tiap-tiap pembebanan fisik yang layak.” (Arsil, 1999 : 99).

 

Pada intinya kesegaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari–hari dengan mudah tanpa merasa lelah dan masih mempunyai sisa atau cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang atau untuk keperluan yang sewaktu–waktu dapat digunakan. Dengan demikian kesegaran jasmani, merupakan wujud dari loyalitas fungsional seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan secara tertentu dengan hasil baik dan memuaskan tanpa kelelahan yang berarti (Sadoso Sumosardjono,1985:19).

Ada beberapa faktor yang dapat menentukan kesegaran jasmani baik berasal dari dirinya (internal), yang terdiri dua (2) bagian yaitu: 1) kondisi fisiologis, yang meliputi kesehatan jasmani, kecukupan gizi, kondisi panca indra penglihatan dan pendengaran, 2) psikologis, yang meliputi minat belajar, kecerdasan,  dan kemampuan kognitif. Sedangkan faktor yang bersasal dari luar diri (eksternal) yang terdiri a) faktor lingkungan, b) faktor instrumental, c) ekonomi orang tua, d) cara belajar, e) sarana prasarana, f) sosial ekonomi, g) lingkungan sosial budaya, serta fasilitas belajar, h) pembuangan sampah, dan banyak hal lain yang dapat mempengaruhi kesegaran jasmani.

Selanjutnya Kesegaran jasmani merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi sebagai salah satu penunjang yang penting dalam kehidupan manusia untuk menjaga dan meningkatkan efesiensi dan aktifitas sehari- hari. Demikian pula bagi anak-anak usia sekolah merupakan faktor yang sangat penting mempengaruhi kemampuan untuk melakukan aktifitas fisik. Kesegaran jasmani dapat ditingkatkan dengan cara berolahraga dan berlatih secara teratur, terukur, terarah, dan terprogram baik dilakukan di lapangan, di rumah maupun di jalan- jalan,demi tercapainya tingkat kesegaran jasmni yang baik.

Dari hasil observasi penulis di lapangan Sekolah Dasar Negeri 05 Parambahan Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok masih banyak terlihat siwa yang duduk-duduk, menguap,dan telhihat lesu pada saat melakukan  aktivitas jasmani dan olahraga yang seharusnya dilakukan dengan senang hati, bersemangat, disiplin dan kreatif dalam melakukan aktivitas tersebut. Berdasarkan fenomena diatas ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab kurangnya tingkat kesegaran jasmani siswa antara lain: faktor kurangnya gizi siswa, sarana  dan prasarana, perbedaan gaya hidup, status ekonomi orangtua. Menurut pengamatan dan pengalaman penulis di lapangan,ada faktor yang cukup dominan mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani yaitu status gizi ,hal ini terlihat dari kondisi tubuh yang lemah serta sering kali menguap dalam melakukan aktivitas olahraga.

Berdasarkan  adanya permasalahan yang diungkap  di atas, maka penulis tertarik untuk mengetahui lebih jauh TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI SISWA    SEKOLAH DASAR NEGERI 05 PARAMBAHAN KECAMATAN BUKIT SUNDI KABUPATEN SOLOK. Serta mengetahui seberapa besar kontribusi status gizi terhadap tingkat kesegaran jasmani siswa di sekolah dasar negeri parambahan kec.bukit sundi kab.solok

Categories: Skripsi | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: