SEJAUH MANA KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS XI MEKANIK OTOMOTIF


SEJAUH MANA KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS XI MEKANIK OTOMOTIF PADA MATA PELAJARAN SISTIM REM SMK NEGRI 1 LINTAU BUO DILIHAT DIRI SEGI KESIAPAN DIRI DAN KESIAPAN PERLENGKAPAN BELAJAR

BAB I

PENDAHULUAN

 Latar Belakang

Sekarang ini persaingan antar bangsa akan semakin tajam dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Keberhasilan suatu bangsa akan ditentukan seberapa besar kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh mutu pendidikan sebagai pemasok sumber daya manusia. Dunia pendidikan akan memegang peranan yang strategis dan menentukan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa yang akan datang.

Kegiatan pendididikan hakekatnya merupakan suatu kegiatan yang sesuai dengan adanya manusia. Artinya sejak adanya manusia telah ada usaha-usaha pendidikan dalam rangka memberikan kemampuan kepada peserta didik untuk hidup secara mandiri dalam masyarakat. Sistem pendidikan yang dianut oleh setiap negara akan mewarnai operasional pendidikannya, baik menyangkut isi, bentuk, struktur, kurikulum, maupun komponen pokok kegiatan yang lain. Di sini tampak ada korelasi antara sistem pendidikan dengan tingkat kemajuan dan peradaban suatu bangsa. Makin tinggi kebudayaan suatu bangsa, maka semakin tinggi dan kompleks proses pendidikan yang terdapat pada bangsa yang bersangkutan.

Peningkatan pendidikan dilakukan melalui berbagai pembaharuan dan perbaikan dibidang pendidikan. Arah kebijakan ini menunjukkan kesungguhan pemerintah untuk memeperbaiki dunia pendidikan yang berada di Indonesia dalam rangka menyongsong masa depan.Namun demikian mutu pendidikan yang dicapai belum seperti apa yang diharapkan. Perbaikan yang telah dilakukan pemerintah tidak akan ada artinya, jika tanpa dukungan dari guru, orang tua murid dan masyarakat yang turut serta dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Perbaikan mutu pendidikan tergantung dari perbaikan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh seluruh komponen pembelajaran. Keberhasilan proses pembelajaran dapat dilihat seberapa besar prestasi belajar yang diraih oleh siswa. Prestasi belajar yang dicapai oleh siswa dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kecerdasan siswa, sekolah, keluarga, masyarakat, dan kebijakan pemerintah. Masing-masing faktor saling terkait dan tidak dapat berdiri sendiri dalam mempengaruhi prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan tolak ukur yang mudah dikontrol untuk menentukan berhasil atau tidaknya proses pembelajaran.

Perbincangan masalah prestasi belajar semakin tajam sejalan dengan kompleksitas permasalahan disekitar pembelajaran. Berbagai penelitian tentang prestasi belajar pernah dilakukan oleh berbagai pihak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa prestasi belajar siswa sekolah menengah masih sangat memprihatinkan. Rendahnya prestasi belajar siswa menjadi permasalahan nasional yang harus dicari jalan keluarnya.

Banyak kita jumpai di lapangan tidak semua siswa memiliki prestasi belajar yang optimal. Perolehan prestasi belajar siswa yang dibawah rata-rata (underachiever) dengan tingkat intelejensi yang baik, sering dikategorikan sebagai siswa yang memiliki kesulitan belajar (User dan Setiawati, 1993 : 12). Kenyataan ini menunjukkan bahwa ada masalah yang dihadapi oleh siswa dalam belajarnya. Setiap siswa pernah mengalami kesulitan belajar meskipun dalam tingkat yang berbeda-beda.

Keadaan seperti di atas sering dialami oleh lembaga pendidikan di berbagai jenjang. Kondisi yang sama juga dialami oleh SMK Negeri 1 Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama melaksanakan kegiatanProgramPraktek Lapangan Kependidikan(PPLK) Pendampingan selama 6 bulanyaitu dari tanggal 5 oktober 2009 – 5 April 2010di SMK Negeri 1 Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar peneliti banyak melihat masalah yang dihadapi siswa dalam belajar khususnya jurusan Mekanik Otomotif. Berdasarkan wawancara peneliti dengan Kepala Sekolah dan guru-guru mengemukakan banyak sekali kendala-kendala yang ditemui untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kendala-kendala tersebut timbul dari fator eksternal dan faktor internal siswa.

Faktor eksternal yaitu faktor lingkungan dan faktor keluarga siswa. Lingkungan tempat siswa berdomisili sangat mempengaruhi dalam membentuk kepribadian. Banyak siswa yang tidak bisa memilih lingkungan yang baik untuk mereka, bergaul dengan orang-orang yang tidak bersekolah yang pada akhirnya siswa tersebut mempunyai watak yang keras dan kurang memperhatikan masalah belajar.

Kemudian masalah yang timbul dari lingkungan keluarga siswa yaitu kurangnya kontrol dan perhatian dari orang tua siswa sehingga banyak siswa yang menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna. Orang tua lebih mefokuskan perhatian terhadap kebutuhan material anak sehingga kurang memperhatikan masalah non material seperti motivasi belajar, sikap, kesehatan dan lingkungan tempat mereka bermain. Hal ini menyebabkan anak bebas untuk berbuat semaunya, larut dalam hal-hal yang tidak bermamfaat sehingga memnyebabkan kurangnya perhatikan untuk belajar

Selanjutnya banyak permasalahanyang peneliti temukan selama proses belajar mengajar yang berasal dari siswa (faktor internal), mulai dari mereka datang sekolah dan kembali pulang kerumah. Dilihat dari segi penerapan disiplin, siswa SMK Negeri 1 Lintau Buo sangat lemah. Banyak siswa yang datang sekolah tidak tepat waktu atau terlambat. Mereka yang seharusnya datang sekolah jam 7.30 WIB akan tetapi banyak yang datang jam 7.50WIB dan bahkan ada yang datang jam 8.00WIB. Hal ini menyebabkan terganggunya konsentrasi siswa yang telah belajar dan juga menjadi kendala untuk meningkatkan disiplin sekolah. Mereka datang sekolah dan pulang dengan semaunya tanpa memperhatikan peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah.

Categories: Skripsi | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: