Mengambangkan Perilaku Terpuji Siswa Melalui Penerapan Metode Value Clarification Technigue Reportase Di Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Lawai


Mengambangkan Perilaku Terpuji Siswa Melalui Penerapan Metode Value Clarification Technigue Reportase Di Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Lawai

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perlunya pendidikan agama sebagai landasan bagi setiap insan dalam menjalani kehidupan untuk meraih kebahagiaan hidup didunia dan akhirat. Dimana yang menjadi landasan dalam pendidikan agama adalah Al-Qur’an  dan As-Sunah. Yang dinyatakan dalam Hadist berikut : “ Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw bersabda: Telah kutinggalkan atas kamu sekalian dua perkara yang apabila kamu berpegang pada keduanya maka tidak akan tersesat yaitu kitab Allah dan Rasulnya” (HR. Bukhori Muslim) (Muhaimin, 1994: 15)

Pendidikan agama berkaitan dengan pendidikan akhlak, tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa pendidikan akhlak dalam pengertian Islam adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pendidikan agama. Pendidikan Islam menurut (Ahmad Tafsir dalam Abdullah, 2002: 37) adalah bimbingan yang diberikan oleh seseorang kepada seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam. Bila disingkat, pendidikan Islam ialah bimbingan terhadap seseorang agar ia menjadi muslim semaksimal mungkin. Sesuai dengan tujuan tertinggi pendidikan Islam yaitu pembentukan akhlak karimah.

Akhlak berperan memberikan panduan kepada manusia agar mampu menilai dan menentukan suatu perbuatan untuk selanjutnya menetapkan bahwa perbuatan atau tindakan tersebut baik atau buruk, akhlak membersihkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat sehingga melahirkan perbuatan terpuji yang pada akhirnya akan dapat membedakan antara akhlak terpuji dan akhlak tercela serta dapat membentengi diri dari perbuatan tercela yang akan membawa kepada kejahatan dan kemaksiatan.

Pada dasarnya manusia dilahirkan membawa fitrah beragama dan kemudian bergantung pada pendidikan yang diperolehnya. Kalau mereka mendapatkan pendidikan yang baik, maka mereka cenderung menjadi orang yang baik dan taat beragama. Tetapi sebaliknya, bila benih agama tidak dipupuk dan dibina dengan baik maka benih itu tidak bisa tumbuh dengan baik pula, sehingga potensi-potensi yang dimiliki itu merupakan modal awal yang perlu dikembangkan, diarahkan dan dibina sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam sehingga kepribadian yang dimiliki bisa sesuai dengan ajaran agama Islam.

Pendidikan agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membetuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Peningkatan potensi spiritual mencakup pengamalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spiritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.

Categories: PTK | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Mengambangkan Perilaku Terpuji Siswa Melalui Penerapan Metode Value Clarification Technigue Reportase Di Kelas X ATPH SMK Negeri 1 Lawai

  1. david jeda

    thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: