penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi membibitkan tanaman di kelas X SMK


penerapan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi membibitkan tanaman di kelas X SMK

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendekatan merupakan suatu konsep dasar yang mewadahi, menginsipirasi, menguatkan, dan melatari pembelajaran yang dapat ditempuh guru dalam pembelajaran. Penggunaan pendekatan tentunya disesuaikan dengan materi yang sedang diajarkan, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi kelas, sarana dan prasarana serta pertimbangan lain. Maka dari itu, guru dituntut untuk mempunyai pengetahuan dan keterampilan menggunakan berbagai pendekatan dalam pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah pendekatan kontekstual.
Menurut Dikdasmen (2008:1) ”Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang menuntut guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari”. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami sendiri, bukan mentransfer pengetahuan dari guru.
Nurhadi, (2002:5) mengemukakan “Pendekatan kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi dan mendorong siswa membuat hubungan pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari”.
Menurut Nurhadi (2003:5) ”Pendekatan kontekstual juga menekankan pentingnya lingkungan alamiah diciptakan dalam proses belajar agar kelas lebih “Hidup” dan lebih “Bermakna” karena siswa “Mengalami” sendiri apa yang dipelajarinya.
Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kontekstual memberikan penekanan pada penggunaan berfikir, transfer pengetahuan, permodelan, informasi dan data dari berbagai sumber. Dalam kaitan dengan evaluasi pembelajaran dengan kontekstual lebih menekankan pada authentik assesmen yang diperoleh dari berbagai kegiatan.
Penggunaan pendekatan kontekstual dalam materi membibitkan tanaman mempunyai peranan penting untuk dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran.
Menurut Depdiknas, (2006:28):
Pembibitan tanaman merupakan kegiatan menyediakan bibit yang tepat varietasnya dan sehat yang bertujuan untuk memperoleh bibit yang sesuai dengan jenis yang diinginkan / varietasnya yang diinginkan seperti bibit yang sehat dan mampu beradaptasi dengan baik pada lingkungannya. Materi pembibitan tanaman adalah suatu materi pembelajaran pada SMK Pertanian yang mana dapat menambah dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai ilmiah pada siswa serta rasa mencintai dan menghargai kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa materi pembibitan tanaman merupakan suatu materi pembelajaran pada SMK Pertanian yang mana dapat menambah dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, sikap, dan nilai ilmiah pada siswa serta mencintai dan menghargai kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.

Categories: PTK | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: