Pemanfaatan media internet dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Teknologi informasi dan komunikasi


“Pemanfaatan media internet dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Teknologi informasi dan komunikasi”

BAB I 

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang pesat saat ini membawa pengaruh yang besar pada berbagai aspek kehidupan baik politik, ekonomi, sosial budaya dan pendidikan. Agar perkembangannya meningkat secara kuantitas dan kualitas tentu membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas pula. Dalam hal ini peran pendidikan sangatlah diperlukan, oleh karena peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan manusia diperoleh melalui proses pendidikan. Proses pengembangan SDM yang berkualitas telah dinyatakan dalam UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003, yaitu pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta  keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Sejalan dengan UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 tersebut, Kementrian Pendidikan Nasional telah menetapkan visi pendidikan nasional yaitu terwujud­nya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas se­hingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah (Permendiknas No. 41 Tahun 2007).

Pada proses pendidikan terlibat dua unsur manusia yaitu pendidik dan peserta didik yang keduanya saling terkait. Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas diperlukan proses pembelajaran yang baik, dan proses pembelajaran yang baik sangat ditentukan oleh pendidik, sarana dan prasarana yang mendukung. Berbagai macam usaha dan upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran diantaranya perubahan kurikulum, metode pembelajaran, peningkatan mutu guru, sarana prasarana dan penyediaan berbagai fasilitas belajar yang dapat mendukung pembelajaran. Salah satu diantaranya yaitu dengan mengadakan pelatihan dan penggunaan media berbasis ICT atau internet dengan berbasis kompetensi (competency based training). Kompetensi itu merupakan gabungan antara keterampilan, pengetahuan dan sikap, sehingga dapat meningkatkan kompetensi  dan profesionalitas guru dalam mengajar.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, maka penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi serta jaringan khususnya internet merupakan suatu indikator pertumbuhan kemajuan teknologi. Oleh karena itu pemanfaatan internet sebagai bagian dari teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing pendidikan yang akan menghasilkan mutu pendidikan berkelanjutan yang lebih baik dimasa mendatang. Sehingga proses pendidikan pada masa sekarang dituntut pula untuk memiliki kompetensi TIK.

Internet dalam dunia pendidikan untuk saat ini sudah merupakan media yang dibutuhkan dalam pembelajaran karena dapat menjadi pemicu percepatan peningkatan mutu pembelajaran, karena ribuan bahkan jutaan informasi terbaru yang beredar dengan murah dan mudah serta cepat dapat diakses melalui internet. Pertumbuhan internet saat ini merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri sebagai bentuk nyata revolusi belajar interaktif yang sekarang berkembang pesat dengan kemampuan mengkomunikasikan informasi dengan cepat kepada semua orang.

Pada tataran lembaga pendidikan formal, seperti halnya Sekolah Menengah Pertama (SMP), materi pembelajaran TIK sudah dimasukan kedalam kurikulum sekolah, hal ini tentu memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan pembelajaran seperti peserta didik yang mencari berbagai informasi atau pelajaran di internet, Namun demikian teknologi informasi juga memiliki pengaruh negatif seperti peserta didik yang kecanduan bermain game online, melihat video porno dan lainnya, sehingga hal tersebut akan menimbulkan masalah baik dari segi kualitas belajar peserta didik. Akibat yang ditimbulkan yaitu tujuan pembelajaran yang kurang tercapai maupun hasil ujian belajarnya yang kurang memuaskan sehingga berpengaruh terhadap keluaran peserta didik di sekolah tersebut.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran TIK di SMP, tidak akan terlepas dari faktor internal dan eksternal. Yang termasuk dalam faktor internal adalah faktor yang berasal dalam diri peserta didik, antara lain : Intelegensi, minat dan motivasi dalam belajar. Intelegensi, bakat, dan minat serta motivasi juga ikut serta dalam mempengaruhi seseorang dalam mencapai keberhasilannya dalam belajar. Seseorang yang memiliki kemampuan intelegensi yang tinggi pada umumnya mudah dalam menerima pelajaran dan hasilnyapun cenderung baik. Sebaliknya orang yang intelegensinya rendah cenderung akan mengalami kesukaran dalam belajar, lambat dalam berfikir sehingga prestasi belajarnya pun rendah.

Minat dan motivasi dapat timbul karena daya tarik dari luar dan juga bisa datang dari hati sanubari peserta didik itu sendiri. Minat yang besar terhadap sesuatu merupakan modal yang besar untuk mencapai tujuan yang diminati. Timbulnya minat belajar disebabkan berbagai hal, antara lain karena dorongan dari dalam diri yang kuat untuk menaikan martabat atau memperoleh hasil belajar yang lebih baik lagi. Minat belajar yang besar cenderung menghasilkan prestasi belajar yang tinggi, sebaliknya minat belajar yang rendah akan akan menghasilkan prestasi belajar yang rendah pula.

Motivasi adalah faktor pendorong untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Faktor yang berasal dari dalam diri (instrinsik) yaitu dorongan yang datang dari hati sanubari, umumnya karena kesadaran akan pentingnya sesuatu atau dapat juga karena dorongan bakat apabila ada kesesuaian dengan bidang yang di pelajarinya. Seseorang yang memiliki motivasi belajar tinggi akan mendorong dirinya untuk berusaha mencari informasi dan ilmu pengetahuan melalui berbagai sumber untuk memenuhi keinginan dan kebutuhannya, dan bila keinginan serta kebutuhannya sudah terpenuhi atau tercapai baru ia akan merasa puas. Motivasi yang datang dari luar (ekstrinsik) yaitu dorongan yang datang dari luar diri (lingkungan) misalnya dari orang tua, guru, teman dan masyarakat.

Sedangkan yang termasuk dalam faktor eksternal adalah keluarga, sekolah masyarakat atau lingkungan sekitar. Faktor orang tua dan keluarga sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan peserta didik dalam belajar. Keadaan sekolah tempat belajar turut mempengaruhi tingkat keberhasilan belajar. Kualitas guru, metode mengajar, kesesuaian kurikulum yang dipakai dengan kemampuan peserta didik, fasilitas, sarana prasarana yang dimiliki sekolah, jumlah peserta didik perkelas, pelaksanaan tata tertib sekolah dan sebagainya.

Untuk mengatasi permasalahan di atas, dibutuhkan tenaga guru yang profesional dengan dituntut sejumlah persyaratan minimal, antara lain : memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan peserta didiknya, memiliki kompetensi keilmuan sesuai dengan bidang yang ditekuninya, mempunyai jiwa kreatif dan produktif, memiliki etos kerja dan komitmen tinggi terhadap profesinya dan selalu melakukan pengembangan diri secara terus menerus (continuous improvement) melalui organisasi profesi, internet, seminar, buku bacaan dan semacamnya.

Karena itu kegiatan belajar mengajar merupakan sistem yang integral dalam suatu sistem pembelajaran sekolah. Dalam hal mendukung kelancaran aktivitas pembelajaran, kepala sekolah memainkan peranan yang cukup penting, karena berkontribusi signifikan terhadap perolehan mutu hasil belajar. Peran kepala sekolah untuk menyediakan fasilitas pembelajaran, melakukan pembinaan pertumbuhan jabatan guru dan dukungan profesionalitas lainnya menjadi suatu kekuatan tersendiri bagi guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya. (Sagala 2003:70).

Iklan
Categories: Junil Adri, Skripsi, Tesis | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: